How the Type of Surgery and Adherence to the Clinical Pathway Correlate with Quality Control and Cost Control in Endometriosis Surgery

Bagaimana Jenis Pembedahan dan Kepatuhan pada Clinical Pathway Berhubungan dengan Kontrol Kualitas dan Kontrol Biaya pada Operasi Endometriosis

  • Raden Muharam Faculty of Medicine Universitas Indonesia
  • Yohanes Alda 1Department of Obstetrics & Gynecology, Faculty of Medicine, Universitas Indonesia, Cipto Mangunkusumo National Hospital, Jakarta
  • Alfa Putri Meutia

Abstract

Objective: This study examined the correlation of the type of surgery and adherence to the clinical pathway corresponding to the national guidelines in terms of quality and cost control.

Methods : Quantitative economic evaluation was conducted to assess the type of surgery and adherence to clinical pathways in terms of quality and cost control. The data were analyzed using the chi-square or Mann–Whitney test.

Results : Of the sample of 82 patients who had undergone laparoscopy or laparotomy, 54.9% had a laparoscopic procedure, while 45.1% had undergone laparotomy ; only 25.6% of the case procedures adhered to the clinical pathway. In general, it can be interpreted that, in a laparoscopy procedure, the potential risk that a mismatch will occur in quality control is up to 32 times that of a laparotomy procedure. Moreover, good adherence to the clinical pathway does not correlate with good cost control. Overall, of the 82 cases, only three (3.7%) showed a good fit for both quality control and cost control.

Conclusions : The type of surgery correlates with quality and cost control, whereas adherence to the clinical pathway does not correlate with either quality or cost control.

Keywords: Laparotomy, Laparoscopy, surgery, endometriosis, national health insurance

Abstrak

Tujuan: Studi ini menguji korelasi jenis operasi dan kepatuhan terhadap jalur klinis yang sesuai dengan pedoman nasional dalam hal kontrol kualitas dan biaya.

Metode: Evaluasi ekonomi kuantitatif dilakukan untuk menilai jenis operasi dan kepatuhan terhadap jalur klinis dalam hal kualitas dan pengendalian biaya. Data dianalisis menggunakan uji chi-square atau Mann-Whitney.

Hasil: Dari sampel 82 pasien yang pernah menjalani laparoskopi atau laparotomi, 54,9% menjalani prosedur laparoskopi, sedangkan 45,1% pernah menjalani laparotomi ; hanya 25,6% dari prosedur kasus yang mengikuti jalur klinis. Secara umum dapat diartikan bahwa, dalam prosedur laparoskopi, potensi risiko terjadinya ketidaksesuaian dalam kontrol kualitas adalah hingga 32 kali lipat dari prosedur laparotomi. Selain itu, kepatuhan yang baik terhadap jalur klinis tidak berkorelasi dengan pengendalian biaya yang baik. Secara keseluruhan, dari 82 kasus, hanya tiga (3,7%) yang menunjukkan kesesuaian yang baik untuk pengendalian kualitas dan pengendalian biaya.

Kesimpulan: Jenis pembedahan berkorelasi dengan kualitas dan pengendalian biaya, sedangkan kepatuhan terhadap jalur klinis tidak berkorelasi dengan kualitas atau pengendalian biaya.

Kata kunci: Laparotomi, Laparoskopi, pembedahan, endometriosis, jaminan kesehatan nasional

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-07-31
Section
Research Article