Diagnosis Prenatal Hidronefrose dengan Ultrasonografi (laporan kasus)

Authors

  • YUSRAWATI YUSRAWATI Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang
  • ANDI FRIADI Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang

Abstract

Tujuan: Melaporkan 2 kasus hidronefrose yang didiagnosis dengan pemeriksaan USG pada masa prenatal. Hasil: Dua kasus hidronefrose yang didiagnosis dengan ultrasonografi. Kasus 1, hidronefrose didiagnosis pada usia kehamilan 32 - 33 minggu, didapatkan jenis kelamin perempuan dengan hidronefrose bilateral. Pada evaluasi postnatal dengan USG didapatkan kesan hidronefrose kanan moderat. Kasus 2, hidronefrose didiagnosis pada usia kehamilan 25 minggu, didapatkan jenis kelamin laki-laki dengan hidronefrose bilateral, megavesika dan oligohidramnion. Persalinan kedua kasus dengan bedah sesar pada kehamilan aterm. Bayi pertama normal. Bayi kedua menderita sindrom Potter dan meninggal setelah 7 jam karena pneumothorax. Kesimpulan: Kelainan yang mengenai ke dua ginjal (bilateral) lebih berbahaya dari pada kelainan yang mengenai satu ginjal (unilateral). [Maj Obstet Ginekol Indones 2007; 31-1: 42-8] Kata kunci: prenatal, hidronefrose, ultrasonografi

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

YUSRAWATI YUSRAWATI, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang

Subbagian Fetomaternal Bagian/KSMF Obstetri dan Ginekologi

ANDI FRIADI, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang

Subbagian Fetomaternal Bagian/KSMF Obstetri dan Ginekologi

Downloads

How to Cite

YUSRAWATI, Y., & FRIADI, A. (2016). Diagnosis Prenatal Hidronefrose dengan Ultrasonografi (laporan kasus). Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology, 31(1). Retrieved from https://inajog.com/index.php/journal/article/view/115